Lelaki Harapan Dunia menampilkan betapa mudahnya masyarakat memilih mitos sebagai jalan pintas dalam menjelaskan kejanggalan di sekitarnya, serta bagaimana mereka mewujudkan tafsirnya menjadi sekat-sekat budaya patriarki. Cerai berainya fakta serta abainya warga terhadap penjelasan logis, merupakan kritik tajam Lelaki Harapan Dunia terhadap pola pikir kolot yang masih beredar di masyarakat Melayu.
Cai Lan Gong rasanya ingin memangkas jarak antara manusia dan dunia supranatural—bahwasanya, di Indonesia, kita sesungguhnya menjadikan dunia mistis sebagai keseharian kita, bahkan bagian dari leluhur kita. Dalam Cai Lan Gong, kita jarang menemukan hantu-hantu yang menyeramkan.