Cin(T)a: Sekali Manis Kemudian Apa?
Film ini mengkhianati pesannya sendiri. Sayang sekali. Padahal ketika Cin(T)a mulai dengan wawancara tentang dua orang beda agama yang ingin menikah, film ini sudah berasa sangat manis (terbukti dari semut yang tak pernah absen di setiap scene). Scene ketika keduanya bersama pun puitis. Masalahnya: setelah manis kemudian apa?
