keluarga

Boyhood: Ketika Momen Memperkaya Kita

Boyhood seakan mencoba menembus jarak antara cinematic life dan real life. Jarak tersebut ditempuh oleh kendaraan bernama Mason, yang menyaksikan sekaligus berada di momen-momen kehidupan yang lalu-lalang. Ia melewati masa-masa bermain gameboy, hingga video game, dan melihat foto porno di majalah, hingga di internet. Di lingkup yang lebih personal, ia menghadapi pergantian ayah, sekolah, dan teman.... Baca

Martin Scorsese: Membaca Bahasa Sinema

Fondasi sinema adalah cahaya. Kelahirannya ditandai oleh selarik cahaya. Oleh karena itu, sinema paling nikmat dialami dalam ruang gelap, di mana proyeksi film menjadi satu-satunya sumber penerangan. Cahaya memungkinkan kita melihat ragam rupa bentuk: menikmatinya, menamainya, dan menafsirkannya. Artinya, cahaya jugalah fondasi keberadaan manusia; kita jadi ‘tercerahkan’ karenanya.... Baca

Submarine: Anakronisme Seorang Anak

Film ini cukup unik untuk atmosfer seorang anak berumur 15 tahun. Namun selebihnya hanya kisah cinta yang lumrah: cowok bertemu cewek, cowok “jalan” dengan cewek, cowok berpisah dengan cewek. Dalihnya klise: “Dalam tubuh setiap lelaki dewasa terdapat seorang bocah kanak-kanak yang terjebak dalam dirinya.”... Baca

Modus Anomali dan Beberapa Marginalia

Ada kemungkinan-kemungkinan lain yang bisa dirujuk untuk menunjukkan jurang antara John sebagai family man dan John yang brutal. Kita terjebak dalam pertanyaan moralis: mengapa seorang bapak yang baik bisa menjadi sedemikian barbar di luar rumah? Bagaimana jika semua spekulasi itu justru menunjukkan integrasi yang kuat antara John dan keluarganya?... Baca

Send this to a friend