Tinjauan

Keberpihakan Penonton Indonesia

Jelas keberpihakan bioskop patut dipertanyakan, tetapi apakah keberpihakan penonton tak perlu dipertanyakan? Ke mana penonton film Indonesia? Setiap kali menonton film Indonesia yang bagus, bioskop kosong melompong. Sering kali saat mengajak orang Indonesia menonton film Indonesia dijawab dengan: “Males banget sih nonton film Indonesia. Buang waktu, buang uang.”... Baca

Keberpihakan Bioskop

Film Indonesia sesungguhnya kaya, tapi belum banyak mendapat ruang temu dengan khalayaknya. Ketimbang bioskop memaksakan produk itu-itu saja untuk mengisi ruang tayangnya, sekarang adalah saat yang tepat bagi bioskop untuk mulai berpikir lebih luas, untuk memperhitungkan film-film lokal yang selama ini terpinggirkan. Beranikah bioskop kita?... Baca

Sekolah Film di Indonesia: Sebuah Refleksi

Secara legal, semua orang boleh membuat film. Jika semua orang boleh membuat film, lalu mengapa ada sekolah film? Pertanyaan dan pertimbangan ini kemudian akan membimbing kita dalam proses identifikasi pengeluaran dan pendapatan dana untuk merancang ketahanan hidup si program: apa saja kebutuhan program dan berapa jumlah investasi yang diperlukan, yang harus seimbang dengan sumber-sumber pendapatan, besaran uang kuliah yang ditentukan, dan lain-lain.... Baca

Mari Memutar Film!

Ada dua faktor yang perlu diperhatikan dalam memutar film. Pertama adalah kualitas materi film yang diputar, kemudian kualitas tempat pemutaran. Baik-buruknya suatu tempat pemutaran sesungguhnya berlandas pada dua unsur: kualitas ruang pemutaran dan kualitas alat pemutaran.... Baca

Layar Tancep 5.1: Pemutaran Ruang Terbuka Kualitas Bioskop

Layar tancap tidak butuh banyak: cukup bentang layar, pasang peralatan, gelar tikar, dan pemutaran dapat dimulai. Memang sejumlah tantangan perlu diatasi: lokasi pemutaran berisik, kadang suara orang seliweran mengalahkan suara film, speaker tidak cukup kuat untuk meredam suara lingkungan, dan sejenisnya. Atas tantangan-tantangan ini, saya coba susun sistem Layar Tancep 5.1.... Baca

Aceh Butuh Bioskop!

Kondisi Aceh yang sekarang tidak ada bioskop menuai reaksi dari generasi muda setempat. Di Facebook, muncul grup “Aceh butuh BIOSKOP”. Beberapa orang mencoba membuat alternatif tempat untuk digunakan untuk memutar film sebagai pengganti bioskop. Berbekal proyektor¸ layar, dan sistem suara, pemutaran film bisa dilaksanakan. ... Baca

Antara Orde dan Order: Sensor dan Representasi Kekuasaan dalam Sinema Indonesia

Sensor selama ini merupakan faktor yang krusial dalam sinema Indonesia. Kehadirannya tidak saja mengontrol implikasi moral suatu film, tapi juga mempengaruhi perkembangan estetika dan naratif film Indonesia. Sejarah mencatat permainan kekuasaan dan kebutuhan pemerintah telah menjadi faktor yang menentukan penerapan sensor dalam setiap rezim kekuasaan.... Baca

Send this to a friend