Wawancara

Meiske Taurisia: Indonesia Darurat Layar Alternatif

Bersama babibutafilm, Meiske Taurisia telah menghasilkan empat film panjang dan enam film pendek. Peredaran film-filmnya bergantung pada layar-layar alternatif, salah satunya festival film. Tak ada satupun, kecuali Belkibolang (2010), yang masuk bioskop. Di sela-sela kerutinannya, Meiske bercerita tentang sekelumit pekerjaannya sebagai produser, film-film yang ia buat, dan kenapa Indonesia darurat layar alternatif.

Nasionalisme Layar Lebar Kita

Perbincangan lepas nan menarik seputar maraknya film-film bertema nasionalisme belakangan ini, yang dimulai dari Hasduk Berpola (2013), setelah beberapa tahun bioskop-bioskop Indonesia digempur oleh ‘film-film Islami’. Apa yang sebetulnya diproblematisir dalam dalam film-film ini? Bagaimana pergeseran tren tersebut merefleksikan apa yang terjadi dalam masyarakat?
X