Esai
lewat-djam-malam-03_highlight

Lewat Djam Malam: Sejarah Kegelisahan Bekas Pejuang

Lewat Djam Malam menarik dilihat sebagai dokumen sejarah, terutama dari titik berdiri kita sekarang. Upaya restorasi yang dilakukan ternyata tidak hanya menjaga warisan budaya visual kita. Ini adalah upaya pelestarian ingatan sejarah, sumber pengetahuan agar kita mampu menghargai bekas pejuang.

lewat-djam-malam-02_highlight

Lewat Djam Malam: Bulan Madu Panjang Militer dan Birokrasi

Sosok Iskandar dalam Lewat Djam Malam sekadar terpuruk dalam melankoli berkepanjangan. Tapi dari pesimisme itu kita pun senantiasa dituntut mengoreksi kegagalan-kegagalan perubahan politik yang pernah terjadi seraya membayangkan kemungkinan lain. Sebuah posisi yang tidak nyaman, tentunya.

belah-diri-dalam-narasi_highlight

Belah Diri dalam Narasi: Tentang Kejujuran yang Tak Selamanya Polos

Dua argumen penting yang dibangun Republik Twitter adalah: 1) ada jurang antara tindakan nyata dan nge-twit, dan 2) tidak semua orang punya akses ke twitter (baca: hanya kelas menengah). Yang belum dibahas adalah bagaimana media sosial menjadi sarana representasi politik.

ulasan-sang-penari_highlight

Sang Penari: Ulasan Atasnya dan Ulasan Atas Dua Ulasan Tentangnya

Sebuah kritik terhadap dua kritik terhadap film Sang Penari, serta kritik lebih lanjut perihal film Sang Penari dari perspektif sejarah, dengan harapan dapat membentuk apresiasi yang lebih proporsional secara materialistik.

british-new-wave_highlight

British New Wave: Menakar Realita via Sinema

Pembahasan British New Wave kerap disertai oleh banyak label, mulai dari Sequence, Free Cinema, hingga Angry Young Men. Penyertaan banyak label tersebut merupakan konsekuensi yang wajar, mengingat British New Wave sendiri memang tidak terpusat pada satu kelompok yang dominan. Banyak pihak yang terlibat di dalamnya.

Sora Aoi: Aktris dewasa Jepang, gandengan produser Ody Mulya Hidayat dalam Suster Keramas 2

Menggerayangi Aoi: Selewat LSF dan Aktris Dewasa Asing dalam Film Horor Indonesia

Menjadi menarik ketika kita menyoal masalah ikut sertanya beberapa aktris porno asing dalam film-film Indonesia. Hal utama yang bisa dicurigai dari upaya ini adalah tentunya strategi pemasaran. Maria Ozawa dan Sora Aoi tenar di Indonesia. Lantas, dengan menyensor film yang mereka bintangi, apakah LSF bisa menyensor citra panjang mereka sebagai artis film dewasa?

Cinema Poetica © 2013