Aa Samsara

Tikus: Semiotik Setengah Hati, Slapstick Sampai Mati

Khusnul Khitam, sutradara film ini, jelas mengambil risiko besar ketika memutuskan untuk melakukan permainan logika ganda. Sayangnya, mengemas-ringkas slapstick dan semiotik menjadi nasib sial tersendiri bagi Tikus. Dua lapisan dalam Tikus pada akhirnya saling tubruk, saling melemahkan, dan saling mematikan. Penonton pun terjebak antara lawakan fisik nan harafiah yang jayus (paling banter: komedi sekali tawa) atau permainan tanda yang dangkal.... Baca

Kritik untuk Film Pendek? Catatan Selepas Festival Film Solo 2014

Bagaimana kemudian kritik film masih bisa dianggap penting ketika proses kreatif pembuat film dan keasyikan menikmati film justru akan lebih “menantang” jika keduanya mengambil jarak terhadap teks-teks kritik tersebut? "Menantang” bisa dimaknai sebagai nikmat yang tidak bisa disangkal dalam proses membuat film ataupun menonton film. Artinya membuat ataupun menonton film tidak terbatas sebagai sekadar proses menerima, tetapi menemukan dan mengolah gagasan.... Baca
Aa Samsara

Aa Samsara

Samsara adalah nama pena dari Asep Andri. Sekarang bekerja di SOFI Institute, lembaga riset dan aksi yang berbasis di Cirebon.

Send this to a friend