Leon Agusta

Catatan untuk Film Si Anak Kampoeng

Kalau film ini akan diproduksi sebagai trilogi, lebih baik diulang dari awal. Kegagalan dan bencana Si Anak Kampoeng merupakan bukti dari keterlanggaran fatwa: Serahkanlah suatu pekerjaan kepada ahlinya. Bila tidak tunggulah bencana yang akan tiba. Diperlukan komitmen seorang profesional yang punya kemauan untuk memahami betul tentang apa dan siapa tokoh yang hendak difilmkannya.... Baca
Leon Agusta

Leon Agusta

Leon Agusta adalah seorang penyair dari Sigiran, Maninjau, Sumatera Barat. Ia pernah menjadi guru SGB Bengkalis, pemimpin Bengkel Teater Padang, dan wartawan koran Haluan Padang. Karyanya antara lain: kumpulan sajak Monumen Safari (1966), kumpulan sajak Catatan Putih (1975), novel Di Bawah Bayangan Sang Kekasih (1978), kumpulan sajak Hukla (1979), kumpulan sajak Berkemah dengan Putri Bangau (1981), dan kumpulan cerpen Hedona dan Masochi (1984).

Send this to a friend